Pak Martin Heka turut memimpin musyawarah ulang dan terpilih sebagai salah satu pengurus. Beliau juga merupakan salah satu pendiri awal koperasi Merah Putih.
Sebelumnya, sejumlah warga mengeluhkan kurangnya transparansi pemerintah desa dalam proses pembentukan koperasi. Mereka menyayangkan sikap Kades yang disebut tidak menghadiri forum pemilihan tanpa penjelasan.
Kini, dengan adanya musyawarah ulang dan klarifikasi dari Kepala Desa, polemik tersebut diharapkan mereda dan koperasi dapat kembali fokus pada tujuan utamanya pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










