Dan lebih lagi pembelanjaan ternak babi yang kondisi babi tidak sesuai harga babi yang dimuat dalam Rab. Pakan juga yang direncana pakan yang merk cap angsa, tetapi TPK beli yang cap kepala kuda.
Yang harga pakan dan babi yang di rencanakan cukup sesuai standar tetapi ketua TPK juga pangkas harga sehingga babi yang diumuran 1 bulan akhirnya banyak yang mati. Dan pakan juga tidak sesuai dengan perencanaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










