Desa Builaran.
Rencana Anggaran Belanja (RAB) per ekor babi senilai Dua Jutah Rupiah (Rp.2.000.00).
“Harga babi yang PemDes Builaran bagikan ke masyarakat itu diduga kuat tidak mencapai Rp.2.000.00”,.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih aneh lagi, ada empat Kepala Keluarga (KK) yakni, Petrus Manek Tae, Marselinus Fahik, Yosep Anus Bau dan Florentina Hoar penerima bantuan ternak anakan babi yang mati tidak bertahan lama.
Sehingga tidak ada asas manfaat kesejateraan dan meningkatkan ekonomi keluarga. Babi yang mereka bagikan ke warga sangat kecil.
Sepertinya babi usia 1 bulan yang masih konsumsi air susu induk babi yang sebenarnya belum layak di beli.
Saya tidak tahu berapa harga babi yang mereka beli tapi yang initinya babi yang sesuai saya lihat masih sangat kecil dan mati setelah dikasih ke warga.
Tidak hanya anakan babi yang mati, Ia juga menyampaikan, jika PemDes Desa Builaran membagikan 25 Kilo gram pakan per ekor babi.
Itu tidak benat karena, setau saya per ekor babi itu komplit dengan 50 Kg pakan babi bukan 25 Kg.
Dan lebih fatal lagi, PemDes Builaran juga pilih kasih dalam memberikan bantuan karena ada beberapa KK yang berhasil diidentifikasi yaitu, Petrus mali tae, Yustus Adi Bau dan Pilipus Nana dan Blandina Hoar menerima bantuan babi sebanyak dua kali (Dobel).


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










