Malaka,Gardatimor.Id– Guru Pendamping Kecewa Dengan Proses Rekrutmen Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), Tahun 2026, Tingkat SMA/SMK, Menjadi Sorotan Publik Dengan Ketidakadaan Transparansi di Kabupaten Malaka.
Kuota untuk setiap SMA/SMK itu jelas, tetapi kami tidak pernah mengetahuinya. Dari SMKN Kletek Suai, kami mengirim 17 siswa, 11 gugur, tersisa 6 orang. Namun dari 6 itu tinggal 1, dan pada akhirnya yang satu itu pun dinyatakan tidak lolos.
Salah satu Guru pendamping Oktavian Maria Eviyanti Seran, guru dari SMKN Kletek Suai, Kecamatan Malaka Tengah. Ia mengaku kecewa dengan mekanisme seleksi yang dianggap kurang terbuka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Persoalan utama terletak pada tidak adanya kejelasan terkait kuota penerimaan dari masing-masing sekolah. Ia menegaskan keterbukaan informasi tersebut sangat penting agar sekolah dapat mempersiapkan siswa secara optimal.
Dinilai ada kejanggalan, pihak sekolah kemudian mendatangi panitia seleksi untuk menyampaikan keberatan. Panitia menyatakan bahwa seluruh proses seleksi merupakan kewenangan mereka dan tidak perlu diketahui oleh pihak sekolah.
Eviyanti juga menambahkan Panitia menyampaikan, ini sepenuhnya kewenangan mereka dan sekolah tidak perlu tahu. Padahal kami hanya meminta transparansi, setidaknya mengetahui kuota agar bisa menyesuaikan jumlah peserta yang dikirim.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










