Sebelumnya Komisi IV DPRD Provinsi NTT menemukan masalah utama irigasi Bendung Benenain. Sedimen yang tinggi terjadi karena pintu penguras sedimen bendung tersebut rusak selama ini.
Sehingga Komisi IV DPRD Provinsi NTT, meminta agar segera memperbaiki pintu penguras sedimen bendung tersebut. Menurutnya, Tim Teknis BBWS Nusa Tenggara II Kupang harus turun ke lokasi untuk memastikan kerusakan pintu penguras sedimen tersebut.
Selain itu, bisa mengidentifikasi kebutuhan lain yang menyebabkan irigasi Bendung Benenai belum maksimal digunakan di masa sekarang. Selama ini, pintu Bendung Benenain masih bisa berfungsi, karena dilakukan pengerukan sedimen secara manual.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengerukan secara manual ini beresiko, karena jangan sampai terdapat buaya dalam bendung tersebut.
Namun, pengerukan harus dilakukan agar mencegah kondisi yang lebih fatal.
Jika pintu penguras sedimen tidak diperbaiki, maka Bendung Benenain akan mubasir di kemudian hari.
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










