Ia menyebut, proyek geothermal bukanlah transisi menuju energi yang lebih baik, melainkan transisi penderitaan yang akan dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Helena mengkritik, pendekatan pemerintah yang dinilai tertutup, minim dialog publik, serta mengabaikan posisi masyarakat sebagai pemilik sah tanah dan ruang hidup yang akan dijadikan lokasi proyek.
Menurutnya, masyarakat adat telah terlalu lama menjadi korban dalam skema pembangunan yang hanya menguntungkan investor dan segelintir elit, sementara rakyat kecil hanya menjadi penonton di tanah sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
IMF juga menolak anggapan bahwa tanah Flores dan Lembata adalah ruang kosong yang bebas diolah tanpa mendengar suara masyarakat. Perlu diingat wilayah ini adalah rumah besar yang dihidupi oleh adat, air, dan hutan yang saling menjaga harmoni.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










