“Saya datang ke Kefamenanu untuk kuliah. Tapi hidup di rantau tidak mudah, jadi saya jual ikan. Sudah tiga tahun saya jalani. Ini jalan saya.
Setiap hari, sepeda motor tuanya menyusuri gang-gang kecil di sekitar kota. Ia menawarkan ikan segar dengan senyum dan kesabaran. Tak ada keluhan. Tak ada keluh-kesah. Hanya langkah pelan tapi pasti yang ia tempuh setiap hari.
Di tengah kehidupan mahasiswa yang kerap identik dengan gaya hidup instan dan gengsi, Kens memilih jalan berbeda. Ia membuktikan bahwa kerja keras, kesederhanaan, dan konsistensi tetap punya tempat di dunia hari ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kens bukan figur populer. Namun bagi siapa pun yang pernah merasa ingin menyerah, kisahnya adalah pengingat bahwa sukses bukan soal sorotan, melainkan soal keberanian untuk terus berjalan meski pelan dan sunyi.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










