Benar tanah memang sudah dibalik, tetapi tidak dilakukan rotari. Sehingga kami kesulitan menanam. Ada yang mencoba menanam, tetapi tanaman tidak tumbuh dengan baik. Karena kendala itu, pada MT1. Ini kami tidak memperoleh hasil panen yang maksimal.
Menurut warga, program Balik Tanah Gratis seharusnya tidak berhenti pada tahap pembajakan lahan saja. Pemerintah daerah melalui dinas pertanian perlu memastikan lahan yang telah dibajak benar-benar siap ditanami agar tujuan meningkatkan produktivitas pertanian dapat tercapai.
Selain persoalan pengolahan lahan, warga juga mengeluhkan minimnya bantuan sarana produksi pertanian. Mereka mengaku belum menerima bantuan bibit jagung maupun pupuk yang sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan bercocok tanam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berharap Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas Pertanian dapat melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Balik Tanah Gratis agar anggaran yang telah digelontorkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat petani.
Jangan hanya balik tanah saja, tetapi harus dilakukan rotari juga sehingga kami masyarakat bisa menanam. Kami juga membutuhkan bibit dan pupuk agar bisa mengolah lahan yang sudah dibalik.
Tahun ini banyak petani gagal panen karena lahan yang sudah dibajak tidak bisa ditanami akibat tidak dilakukan rotari.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










