Pertandingan final dimainkan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, venue netral yang ditetapkan PT LIB untuk babak pamungkas kompetisi kelompok usia.
Gelar ini mengukuhkan reputasi akademi Persita sebagai salah satu yang terbaik di Tanah Air—dua musim beruntun mencapai final, kini berjaya.
Bagi Cerilus, pencapaian ini membuka jalan promosi ke tim senior karena ia terbukti konsisten, hanya menerima dua kartu kuning dan mencatat akurasi umpan di atas 70 %. Kedisiplinan bertahan: Cerilus mencatat tekel, menghadang, dan sapuan terbanyak kedua di skuad muda Persita.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski bukan pencetak gol, ia kerap naik membantu serangan; pada fase grup tercatat dua kali “menciptakan peluang” krusial. Pertahanan rapat di final: Ia bermain penuh 120 menit, menutup pergerakan sayap Dewa United dan menjaga skor 0-0 hingga adu penalti yang akhirnya dimenangi Pendekar Cisadane muda.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










