Peristiwa tenggelam dibiarkan tanpa pembenahan, lalu muncul penipuan karcis secara terbuka. Ini bukan birokrasi yang salah jalan, ini birokrasi yang sudah mati rasa. Tidak ada alasan untuk membiarkan orang yang bertanggung jawab tetap duduk di kursi kepemimpinan.
Dirinya juga menantang langsung Bupati TTU, Valentino Kebo, untuk menunjukkan komitmennya terhadap reformasi birokrasi. “Bupati pernah bicara soal pembenahan sistem. Sekarang saatnya membuktikan.
Jika Kepala Dinas Pariwisata tidak dicopot, maka komitmen itu hanyalah basa-basi politik tanpa nyali. Rakyat Kabupaten TTU tidak butuh janji-janji di atas mimbar seremonial. Mereka butuh kepastian bahwa uang mereka tidak dicuri lewat karcis bodong, dan nyawa mereka dilindungi saat berkunjung ke tempat wisata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bila suara publik terus diabaikan, maka badai kritik akan berubah menjadi badai kepercayaan yang runtuh.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










