“Saya dipanggil untuk mampir dulu. Waktu itu mereka sedang minum minuman keras. Saya lalu duduk bersama mereka,” katanya.
Yohanes mengaku hanya berada di lokasi tersebut dalam waktu singkat. Ketika waktu sudah semakin larut, ia memutuskan untuk pulang. Namun sebelum berangkat, para terduga pelaku meminta sebotol sopi yang dibawanya dan digantung di sepeda motornya.
Menurut korban, minuman tersebut sebelumnya dibawanya dari rumah mertuanya dan rencananya akan diberikan kepada ayah kandungnya untuk keperluan acara keluarga pada keesokan hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka minta sopi itu untuk diminum, tapi saya tidak kasih. Saya bilang tidak bisa karena itu untuk bapa saya di rumah. Kalau habis saya juga tidak punya uang untuk beli lagi,” tuturnya.
Penolakan tersebut diduga memicu kemarahan salah satu terduga pelaku yakni Yogi Neonbeni.
“Tiba-tiba Yogi Neonbeni pukul saya dari belakang menggunakan botol kaca tepat di kepala.
Korban mengaku terkejut dan langsung menoleh ke belakang. Saat itu, menurutnya, pelaku masih memegang pecahan botol yang baru digunakan untuk memukul dirinya.
“Saya takut dia tikam lagi pakai pecahan botol itu, jadi saya langsung lari menyelamatkan diri.
Yohanes kemudian berusaha mencari pertolongan dengan menuju salah satu rumah warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










