Direktur RS Leona menjelaskan bahwa sejak awal kejadian, perhatian utama rumah sakit difokuskan kepada keluarga almarhumah, rekan-rekan sejawat, dan pihak-pihak terkait. Oleh karena itu, rumah sakit memilih untuk tidak terburu-buru memberikan pernyataan kepada publik sebagai bentuk penghormatan terhadap masa duka keluarga sekaligus menjaga agar proses penyelidikan dapat berlangsung secara objektif.
Hal tersebut, menurutnya, juga telah disampaikan kepada Bupati Timor Tengah Utara sesaat setelah dirinya kembali dari Kupang.
“Saat ini proses penyelidikan sedang berlangsung dan kami menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk mengusut peristiwa ini secara tuntas. Sejumlah tenaga kesehatan kami juga telah dimintai keterangan oleh penyidik, dan rumah sakit telah memenuhi permintaan penyidik, termasuk menyerahkan rekaman CCTV yang diperlukan dalam proses penyelidikan,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan, keputusan rumah sakit untuk tidak segera memberikan keterangan kepada publik bukan dimaksudkan untuk menghindari tanggung jawab, melainkan untuk menghormati keluarga yang sedang berduka serta menjaga integritas proses hukum yang sedang berjalan.
RS Leona Kefamenanu juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi maupun menarik kesimpulan sebelum proses penyelidikan selesai.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta memberikan ruang bagi keluarga almarhumah untuk menjalani masa berkabung dengan tenang. Kami percaya seluruh fakta akan terungkap melalui proses hukum yang objektif dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tutup drg. Rizky
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










