Arnando menegaskan, meski ada kesepakatan, mahasiswa akan terus mengawal realisasi janji rektor.
“Kami akan kembali pada Senin, 29 September 2025 dengan aksi mogok mahasiswa sampai tuntutan benar-benar dijalankan.
Kami siap melakukan demonstrasi setiap hari bila perlu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menambahkan bahwa hingga kini sebagian mahasiswa masih menggunakan ruang STM untuk perkuliahan.
Karena itu, mahasiswa meminta agar seluruh proses belajar mengajar kembali dilakukan dalam lingkup Universitas Timor.
Aksi kali ini menjadi penegasan bahwa mahasiswa Universitas Timor tidak tinggal diam terhadap kebijakan kampus yang dinilai merugikan.
Dan berkomitmen menjadikan demonstrasi sebagai ruang perjuangan untuk memastikan aspirasi benar-benar ditindaklanjuti.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










