Lebih jauh, Yohanes menuding Polres TTU terkesan bermain-main dengan kasus ini. Ia khawatir penegakan hukum di TTU sedang berjalan dengan standar ganda.
Jangan sampai hukum ini hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas. Jangan sampai hukum dipakai tebang pilih hanya karena melihat siapa pelaku atau warna kulitnya. Kami menduga ada kejanggalan besar di balik kasus ini.
Keluarga besar korban melalui mosi tidak percaya menuntut Polres TTU agar segera menuntaskan proses hukum secara transparan, adil, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Mereka juga meminta agar Kapolda NTT turun tangan mengawasi penanganan kasus tersebut, mengingat Polres TTU dinilai tidak profesional dalam menangani perkara ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami bukan hanya berduka karena kehilangan orang yang kami kasihi, tapi kami juga berduka karena keadilan seolah-olah ikut terkubur bersama korban.
Tragedi ini sekaligus menjadi sorotan masyarakat luas di TTU, yang menilai lemahnya penegakan hukum semakin memperburuk citra kepolisian di mata publik.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










