Penulis: Ria Makun Mahasiswa Aktif Universitas Timor.
Prodi : Administrasi Negara
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gardatimor.Id – Langkah Bupati Timor Tengah Utara (TTU) yang memastikan mahasiswa di daerahnya tetap bisa melanjutkan kuliah meskipun kuota Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah terbatas, hal ini merupakan kebijakan yang patut diapresiasi.
Di tengah keterbatasan anggaran dan masih tingginya angka kemiskinan di wilayah perbatasan, komitmen seperti ini menunjukkan kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap masa depan generasi muda.
KIP Kuliah sejatinya dirancang untuk membantu mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu agar tidak putus kuliah. Namun, dalam praktiknya, kuota yang terbatas sering kali menjadi kendala. Banyak mahasiswa berpotensi akhirnya terhambat karena faktor biaya.
Dalam kondisi seperti ini, kehadiran pemerintah daerah menjadi kunci. Ketika Bupati TTU mengambil langkah memastikan mahasiswa tetap kuliah, artinya ada kesadaran bahwa pendidikan tinggi bukan sekadar hak individu, tetapi juga investasi sosial untuk kemajuan daerah.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










