Penulis; Djilberto Tahu
Malaka,Gardatimor.Id– Peristiwa Kecelakaan Yang Menimpa Adik Dito di Pantai Abudenok, Bukan Sekadar Kabar Duka Bagi Keluarga, Tetapi Juga Luka Bersama Bagi Masyarakat.
Hingga hari ini, jasadnya belum ditemukan. Ketidakpastian itu menjadi penderitaan yang berlapis—bukan hanya kehilangan, tetapi juga penantian tanpa kepastian yang menguras batin keluarga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantai Abudenok dikenal sebagai ruang rekreasi dan harapan ekonomi bagi warga sekitar. Namun tragedi ini mengingatkan kita bahwa di balik keindahan alam, tersimpan risiko besar yang menuntut tanggung jawab bersama. Alam memang tak selalu bisa dikendalikan, tetapi keselamatan manusia seharusnya selalu menjadi prioritas utama.
Refleksi ini ditujukan sebagai pengingat yang tulus dan tegas bagi Pemerintah dan pengelola Pantai Abudenok:
Keselamatan pengunjung belum menjadi perhatian utama. Minimnya rambu peringatan, informasi tentang arus laut, serta ketiadaan petugas pengawas atau penjaga pantai menunjukkan adanya celah besar dalam pengelolaan keselamatan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










