Opini : Memilih SN FBN karena Memiliki Sikap dan Mental Kerakyatan

- Redaksi

Selasa, 16 Juli 2024 - 17:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Bara Bria Editor : BBI Dibaca 347 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Remigius Yuven Seran

Tepat tanggal 27 November 2024, ratusan ribu masyarakat kabupaten malaka akan memilih Bupati dan Wakil Bupati Malaka untuk periode 2024-2029.

Hingga saat ini, atmosfer politik pilkada Malaka semakin tinggi, taktis dan strategi di tunjukkan oleh setiap mereka yang menamakan diri tim sukses atau tim kemenangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pilkada Malaka 2024 digadang – gadang akan mempertemukan tiga sosok yang pernah dan sudah merasakan singgasana eksekutif tersebut, yakni, Bupati Malaka Aktif saat ini, Dr. Simon Nahak, SH. MH., Mantan Bupati Malaka, dan Wakil Bupati Malaka aktif saat Ini.

Pertarungan politik ini menjadi lebih seru sebab calon Wakil yang mendampingi ketiganya adalah orang – orang yang tidak bisa diremehkan.

Terlebih Felix Bere Nahak yang matang di didunia organisasi kemahasiswaan, mantan penyelenggara pemilu hingga menjadi anggota DPRD dua periode, yang saat ini menjadi buah bibir masyarakat.

Cukup menghebohkan jagat publik kabupaten Malaka setelah FBN sapaan karibnya dipinang SN untuk menjadi calon wakil, tentunya pinangan SN tersebut hasil dari refleksi dan kontemplasi yang panjang.

Karna, Saya meminjam bahasa remaja ” Meminang seorang pendamping maka harus dilihat dari segi kecocokan hati” Agar kemudian bisa saling melengkapi ”

Begitulah kira – kira duet dari keduanya yang hingga saat ini mendulang banyak dukungan, termasuk dukungan dari kalangan aktivis mahasiswa yang sejatinya tidak terlalu melek dengan politik.

Baca Juga :  Akses Jalan Umasukaer Sampai Balibo Kian Terburuk: Rakyat Menagih Janji Pemda dan DPRD Dapil III

Alasan kenapa SN meminang FBN kemudian dibenarkan secara langsung oleh sosok sang Wakil ” Felix Bere Nahak” Pada kesempatan deklarasi ” Funan Malaka ” Salah satu gerbong politik SN FBN.

Penulis mengutip pernyataan FBN yang begitu menggelora “Bahwa bicara paket pasangan calon, tidak bisa omong sehari, bicara paket pasangan calon harus omong berhari – hari, harus omong berminggu – minggu, harus omong berbulan – bulan sehingga bisa saling mengetahui hati dan saling melengkapi.

Nah dari kutipan diatas, penulis mencoba ambil konklusi politik bahwa ” Ciri khas pemimpin sejati dalam konteks pemerintahan adalah berkolaborasi, memberi hati, menyumbang ide dan gagasan” Bagaimana menggerakkan arah roda pemerintahan ini ke depan”

Hari – hari ini menuju pilkada Malaka orang dengan mudahnya menggoreng isu kepemimpinan SN yang cukup signifikan dalam progres pembangunan kabupaten Malaka.

Mereka kerap menegasikan fakta, hal ini membuat penulis merasa miris, sebab bagaimana mungkin kita buta mata dan tuli telinga dalam melihat dan mendengar fakta pembangunan yang ada.

Alasan yang paling kuat konstituen mendukung SN FBN karna sikap dan mental kerakyatan ada pada tubuh SN FBN.

Pemimpin dengan sikap dan mental kerakyatan adalah sosok yang berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan rakyat. SN FBN memiliki empati tinggi, aksesibilitas, sehingga tidak menjaga jarak dengan siapapun.

Baca Juga :  KPU Malaka; Mengajak Tiga Paslon Untuk Mengajukan Gagasan Untuk Memajukan Malaka

Kesederhanaan yang ditunjukan SN FBN menjadi salah satu alasan kuat konstituen untuk mendukung SN FBN.

Penulis : Mahasiswa Universitas Negeri Timor
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Jurusan Administrasi Negara

Berita Terkait

Tragedi di Pinggir Pantai Abudenok; Refleksi Untuk Pengelola Pantai Abudenok
Pemimpin Egois dan Otoriter Sebagai Penghambat Kreativitas Anggota
Merindu Pemimpin Yang Cerdas, Humanis, dan Tidak Membelenggu: Jugakah di Malaka?
Kekerasan Fisik Guru terhadap Siswa: Menanti Keadilan dan Sekolah Yang Aman di NTT
Bupati TTU Pastikan Mahasiswa Tetap Kuliah, Meskipun Kuota KIP Terbatas
Saat Batu Menggantikan Buku: Alarm Bagi Pendidikan
Opini: Di Mana Peran Gereja? Sebuah Kritik di Tengah Kemewahan dan Kemiskinan
Ironi Penegakan Hukum Pada Usia 80 Tahun Kemerdekaan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp GardaTimor.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:29 WITA

PLBN Motamasin dan Imigrasi Atambua Sepakati Langkah Strategis, Penguatan Pengawasan Perbatasan

Rabu, 15 April 2026 - 10:52 WITA

BNPP dan CIQS PLBN Motamasin Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Senin, 13 April 2026 - 13:25 WITA

Kades Kateri Bersama Masyarakat Lakukan Penghijauan di Pinggir Jalan Suaka Margasatwa Kateri

Senin, 13 April 2026 - 13:12 WITA

PLBN Motamasin Berikan Apresiasi Atas Dukungan dan Kerja Sama Pamtas Brimob

Rabu, 1 April 2026 - 23:17 WITA

Kapolsek Malaka Barat Telah Menyiapkan Personel Untuk Mengamankan Rangkain Perayaan Paskah 2026

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:04 WITA

Ketua Dewan Mahasiswa Pospera Unimor, Kunjungi Kandang Ayam Petelur di Desa Leunklot

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:00 WITA

Saatnya Pemda Malaka Nonaktifkan Tenaga Kontrak dan Perkuat PPPK Paruh Waktu

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:40 WITA

Memastikan Penerima Bantuan Sosial Tepat Sasaran, Dinsos Malaka Akan Turun Ke 127 Desa Untuk Verifikasi Ulang Data

Berita Terbaru