Deklarasi CB NTT: Ketika Mimpi Kolektif Menjadi Kenyataan

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 24 Juli 2025 - 11:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Gusti Haukilo Editor : Bojes Seran Dibaca 1,226 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Vincentius Mauk, S.Pd., M.Pd

Dr. Vincentius Mauk, S.Pd., M.Pd

Visi Menyatukan dan Diplomasi Bernilai Budaya.

Dengan kegigihan dan komitmen tinggi, Pak Eko merintis gagasan pembentukan CB NTT. Ia sadar, membangun organisasi bukan sekadar merancang struktur atau mengumpulkan massa. Yang lebih penting adalah menyatukan hati, menyambung niat, dan membangun kepercayaan antar tokoh komunitas. Oleh karena itu, ia tidak memilih jalur cepat atau formalitas belaka. Ia memilih jalur silaturahmi, dialog budaya, dan pendekatan penuh rasa hormat kepada para sesepuh.

Dengan semangat itulah, ia melakukan lobi-lobi personal dan emosional ke berbagai penjuru NTT. Ia menyambangi sesepuh seperti:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Om Veki dari CB Komet,
Om Kela dan Om Irfan dari CBNS,
Om Hendro dari BCC Belu,
Om Vincent dan drg. Richard Malelak dari KCMK Kefa,
Om Otyn dari CB Kuan Kefa,
Om Wista,
Om Ampi dari BCMK,
dan sesepuh-sesepuh lain yang tak disebutkan satu per satu, namun memiliki pengaruh besar dalam menjaga identitas komunitas CB di wilayah masing-masing.

Mereka bukan hanya pelaku sejarah, melainkan penjaga semangat dan sumber moral yang tak tergantikan. Dari satu pintu ke pintu lain, Pak Eko membangun komunikasi, mempersembahkan gagasan CB NTT dengan penuh ketulusan bahwa inilah saatnya komunitas CB bersatu, berjalan bersama, dan melangkah lebih jauh sebagai kekuatan sosial dan budaya.

Baca Juga :  Bupati TTU Pastikan Mahasiswa Tetap Kuliah, Meskipun Kuota KIP Terbatas

Sumber Berita : Redaksi

Berita Terkait

Tragedi di Pinggir Pantai Abudenok; Refleksi Untuk Pengelola Pantai Abudenok
Pemimpin Egois dan Otoriter Sebagai Penghambat Kreativitas Anggota
Merindu Pemimpin Yang Cerdas, Humanis, dan Tidak Membelenggu: Jugakah di Malaka?
Kekerasan Fisik Guru terhadap Siswa: Menanti Keadilan dan Sekolah Yang Aman di NTT
Bupati TTU Pastikan Mahasiswa Tetap Kuliah, Meskipun Kuota KIP Terbatas
Saat Batu Menggantikan Buku: Alarm Bagi Pendidikan
Opini: Di Mana Peran Gereja? Sebuah Kritik di Tengah Kemewahan dan Kemiskinan
Ironi Penegakan Hukum Pada Usia 80 Tahun Kemerdekaan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp GardaTimor.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:29 WITA

PLBN Motamasin dan Imigrasi Atambua Sepakati Langkah Strategis, Penguatan Pengawasan Perbatasan

Rabu, 15 April 2026 - 10:52 WITA

BNPP dan CIQS PLBN Motamasin Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Senin, 13 April 2026 - 13:25 WITA

Kades Kateri Bersama Masyarakat Lakukan Penghijauan di Pinggir Jalan Suaka Margasatwa Kateri

Senin, 13 April 2026 - 13:12 WITA

PLBN Motamasin Berikan Apresiasi Atas Dukungan dan Kerja Sama Pamtas Brimob

Rabu, 1 April 2026 - 23:17 WITA

Kapolsek Malaka Barat Telah Menyiapkan Personel Untuk Mengamankan Rangkain Perayaan Paskah 2026

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:04 WITA

Ketua Dewan Mahasiswa Pospera Unimor, Kunjungi Kandang Ayam Petelur di Desa Leunklot

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:00 WITA

Saatnya Pemda Malaka Nonaktifkan Tenaga Kontrak dan Perkuat PPPK Paruh Waktu

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:40 WITA

Memastikan Penerima Bantuan Sosial Tepat Sasaran, Dinsos Malaka Akan Turun Ke 127 Desa Untuk Verifikasi Ulang Data

Berita Terbaru