Opini: Di Mana Peran Gereja? Sebuah Kritik di Tengah Kemewahan dan Kemiskinan

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 17 September 2025 - 21:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Gusti Haukilo Editor : Bojes Seran Dibaca 2,391 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maria Renya Nahak Seorang Mahasiswa Katolik di Universitas Timor.

Maria Renya Nahak Seorang Mahasiswa Katolik di Universitas Timor.

 

Oleh: Maria Renya Nahak

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Gardatimor.Id – Gereja Katolik Selama Ini Dipandang Sebagai Rumah Iman, Tempat Umat Mencari Penghiburan dan Teladan Hidup. Namun di tengah Kenyataan Sosial Yang Semakin Timpang, Muncul Pertanyaan Kritis Yang Menggema Dari Ruang-ruang Publik, Dari Meja Kopi Rakyat Kecil Hingga Jagat Media Sosial: “Di mana Peran Gereja?.

Pertanyaan ini lahir dari kontras antara kenyataan di lapangan dan citra yang diperlihatkan. Umat masih bergulat dengan kemiskinan struktural sawah kering, anak-anak putus sekolah, akses kesehatan terbatas namun pada saat yang sama publik menyaksikan sebagian imam menerima fasilitas mewah dari pemerintah, mulai dari kendaraan, rumah, hingga dukungan lain yang menimbulkan kesan elitis.

Gereja dan Wajah Profetis yang Memudar.

Dalam dokumen Gaudium et Spes, Konsili Vatikan II menegaskan bahwa “suka dan duka manusia zaman ini adalah suka dan duka Gereja.” Artinya, Gereja sejatinya berjalan bersama orang kecil, bukan berdiam di kursi kekuasaan.

Tetapi kini, wajah profetis itu mulai dipertanyakan. Bagaimana mungkin seorang imam bisa menyuarakan kritik terhadap pemerintah, jika fasilitas yang ia nikmati justru datang dari tangan pemerintah? Dalam kerangka sosiologi Weber, kondisi ini menciptakan relasi ketergantungan yang berpotensi mereduksi daya kritis Gereja.

Baca Juga :  Opini : Memilih SN FBN karena Memiliki Sikap dan Mental Kerakyatan

Sumber Berita : Redaksi

Berita Terkait

Tragedi di Pinggir Pantai Abudenok; Refleksi Untuk Pengelola Pantai Abudenok
Pemimpin Egois dan Otoriter Sebagai Penghambat Kreativitas Anggota
Merindu Pemimpin Yang Cerdas, Humanis, dan Tidak Membelenggu: Jugakah di Malaka?
Kekerasan Fisik Guru terhadap Siswa: Menanti Keadilan dan Sekolah Yang Aman di NTT
Bupati TTU Pastikan Mahasiswa Tetap Kuliah, Meskipun Kuota KIP Terbatas
Saat Batu Menggantikan Buku: Alarm Bagi Pendidikan
Ironi Penegakan Hukum Pada Usia 80 Tahun Kemerdekaan
Akses Jalan Umasukaer Sampai Balibo Kian Terburuk: Rakyat Menagih Janji Pemda dan DPRD Dapil III

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp GardaTimor.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WITA

Pekerjaan Pembangunan Bronjong di Desa Lamea, Dikerjakan PT. Mitra Agung Malaka Putus Total

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:06 WITA

Reses Ketua Fraksi NasDem, Serap Aspirasi Warga Motaulun, Soal Air Tergenang dan Tanggul

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:44 WITA

Dinsos Malaka, Lakukan Validasi Data Kependudukan Dengan Data Ulang di 127 Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:05 WITA

Reses Anggota DPRD, Fraksi PDI Perjuangan; Memberikan Empat Buah Tangki Semprot Elektronik Kepada Warga Rabasa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:56 WITA

Ignasius Fahik; Menyerap Aspirasi Masyarakat Melalui Kegiatan Reses di Dapil II Malaka 

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:19 WITA

Kades Apresiasi Kunjungan Anggota DPRD Malaka; Untuk Serap Aspirasi di Desa Rabasa

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:30 WITA

PLBN Motamasin Hadirkan Layanan Easy Paspor untuk 34 Warga Perbatasan

Selasa, 28 April 2026 - 12:15 WITA

Peringatan HBP Ke-62: Rutan Kefamenanu Serahkan Bantuan Gerobak Usaha dan Sembako bagi Keluarga WBP

Berita Terbaru