Opini: Di Mana Peran Gereja? Sebuah Kritik di Tengah Kemewahan dan Kemiskinan

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 17 September 2025 - 21:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Gusti Haukilo Editor : Bojes Seran Dibaca 2,354 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maria Renya Nahak Seorang Mahasiswa Katolik di Universitas Timor.

Maria Renya Nahak Seorang Mahasiswa Katolik di Universitas Timor.

Realitas Timor: Jurang yang Menganga.

Timor adalah tanah yang masih dililit kemiskinan struktural. Di desa-desa, umat berjalan kaki berkilo-kilo meter menuju ladang. Anak-anak belajar dengan keterbatasan, sementara fasilitas kesehatan jauh dari memadai.

Di tengah situasi ini, pemandangan gembala rohani yang mengendarai mobil fasilitas negara terasa kontras. Kekecewaan umat bukanlah karena iri hati, melainkan karena Gereja yang seharusnya mencerminkan kesederhanaan Kristus justru tampak berwajah kemewahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Krisis Legitimasi Moral.

Agama hanya dapat bertahan sebagai sumber otoritas moral jika konsisten dengan nilai yang diajarkannya. Ketika Gereja berbicara tentang kesederhanaan, keadilan, dan keberpihakan pada kaum miskin, tetapi dalam praktiknya memperlihatkan hal sebaliknya, maka muncullah krisis legitimasi moral.

Durkheim menyebut agama sebagai social glue perekat sosial. Namun ketika umat mulai menjauh karena Gereja dianggap tidak lagi sejalan dengan realitas penderitaan mereka, fungsi perekat itu perlahan runtuh.

Baca Juga :  Ironi Penegakan Hukum Pada Usia 80 Tahun Kemerdekaan

Sumber Berita : Redaksi

Berita Terkait

Tragedi di Pinggir Pantai Abudenok; Refleksi Untuk Pengelola Pantai Abudenok
Pemimpin Egois dan Otoriter Sebagai Penghambat Kreativitas Anggota
Merindu Pemimpin Yang Cerdas, Humanis, dan Tidak Membelenggu: Jugakah di Malaka?
Kekerasan Fisik Guru terhadap Siswa: Menanti Keadilan dan Sekolah Yang Aman di NTT
Bupati TTU Pastikan Mahasiswa Tetap Kuliah, Meskipun Kuota KIP Terbatas
Saat Batu Menggantikan Buku: Alarm Bagi Pendidikan
Ironi Penegakan Hukum Pada Usia 80 Tahun Kemerdekaan
Akses Jalan Umasukaer Sampai Balibo Kian Terburuk: Rakyat Menagih Janji Pemda dan DPRD Dapil III

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp GardaTimor.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:29 WITA

PLBN Motamasin dan Imigrasi Atambua Sepakati Langkah Strategis, Penguatan Pengawasan Perbatasan

Rabu, 15 April 2026 - 10:52 WITA

BNPP dan CIQS PLBN Motamasin Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Senin, 13 April 2026 - 13:25 WITA

Kades Kateri Bersama Masyarakat Lakukan Penghijauan di Pinggir Jalan Suaka Margasatwa Kateri

Senin, 13 April 2026 - 13:12 WITA

PLBN Motamasin Berikan Apresiasi Atas Dukungan dan Kerja Sama Pamtas Brimob

Rabu, 1 April 2026 - 23:17 WITA

Kapolsek Malaka Barat Telah Menyiapkan Personel Untuk Mengamankan Rangkain Perayaan Paskah 2026

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:04 WITA

Ketua Dewan Mahasiswa Pospera Unimor, Kunjungi Kandang Ayam Petelur di Desa Leunklot

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:00 WITA

Saatnya Pemda Malaka Nonaktifkan Tenaga Kontrak dan Perkuat PPPK Paruh Waktu

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:40 WITA

Memastikan Penerima Bantuan Sosial Tepat Sasaran, Dinsos Malaka Akan Turun Ke 127 Desa Untuk Verifikasi Ulang Data

Berita Terbaru