Oleh: Kondradus Yohanes Klau
(Dosen FKIP Universitas Timor)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gardatimor.Id – Sore hari, Kamis 16 Oktober 2025, saya membaca sebuah berita di Pos Kupang berjudul “Pasca Kasus Kekerasan di SD Inpres One Poli, Anak-anak Takut ke Sekolah, Orang Tua Cemas”, tayang pukul 15.30 WITA.
Judul berita ini menyesakkan hati saya sebagai seorang pendidik: Dosen pada Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Timor.
Saya lalu membaca isi berita, dan menemukan bahwa ternyata benar ada kasus kekerasan di sekolah yang melibatkan guru. Semakin penasaran, saya membuka postingan-postingan pada media berita lainnya.
Saya menemukan fakta bahwa seorang anak SD, Rafi To namanya, harus kehilangan nyawa karena dugaan penganiayaan di sekolah yang dilakukan gurunya.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










