Merindu Pemimpin Yang Cerdas, Humanis, dan Tidak Membelenggu: Jugakah di Malaka?

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Yohanes Seran Bria Editor : Bojes Seran Dibaca 1,106 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondradus Yohanes Klau, (Dosen Universitas Timor). Foto-istimewa

Kondradus Yohanes Klau, (Dosen Universitas Timor). Foto-istimewa

Pemimpin yang Tampil Kuat, Tapi Rapuh di Dalam.

Kita hidup di era modern, tetapi masih berhadapan dengan tipe pemimpin yang pola pikirnya hidup di masa lampau. Ya, pemimpin yang alergi kritik tapi tidak alergi korupsi, yang ingin terlihat berwibawa tetapi menutup diri terhadap dialog, yang mengaku pintar tetapi gagal menunjukkan kecerdasan dalam keputusan-keputusan sederhana, yang lebih menikmati tepuk tangan semu daripada kerja nyata.

Inilah paradoks yang sering kita jumpai: pemimpin yang terlihat kuat dari luar, tetapi rapuh secara moral di dalam. Rapuh karena integritasnya tipis. Rapuh karena takut pada pikiran kritis. Rapuh karena hanya merasa aman ketika semua orang diam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mulai dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai ke Rote, tidak membutuhkan tipe pemimpin seperti ini. Tapi faktanya, jika mengikuti pemberitaan-pemberitaan media nasional dan lokal, masih banyak yang memimpin dengan gaya demikian.

Kepemimpinan Transformasional: Antitesis dari Otoritarianisme Terselubung.

Kepemimpinan transformasional merupakan model kepemimpinan yang bertumpu pada nilai etika dan moralitas. Konsep tersebut dipopulerkan oleh James MacGregor Burns, “Bapak Kepemimpinan Transformasional”, melalui karya Leadership (1978) dan Transforming Leadership (2004).

Bagi MacGregor, gaya kepemimpinan transformasional mengubah kesadaran pengikut agar bekerja demi kepentingan bersama, bukan sekadar tujuan pribadi. Oleh karena itu, kepemimpinan ini menuntut perubahan, bukan melalui tangan besi, tetapi melalui visi dan keteladanan. Ia adalah lawan langsung dari kepemimpinan yang membelenggu.

Baca Juga :  OPINI; Membangun Peradaban Malaka Menuju Malaka 2045

Seorang pemimpin transformasional tidak membungkam kritik, tetapi membacanya; tidak menakut-nakuti rakyat, tetapi memampukan mereka; tidak manipulator, tetapi inspirator.

Di banyak tempat, kita melihat bagaimana pemimpin membangun kekuatan dengan menciptakan ketakutan. Namun pemimpin transformasional justru membangun kekuatan dengan memberi harapan.

Dan pertanyaannya sederhana:
Rindukah kita terhadap pemimpin yang memberi harapan daripada ketakutan?

Sumber Berita : Redaksi

Berita Terkait

OPINI; Membangun Peradaban Malaka Menuju Malaka 2045
Tragedi di Pinggir Pantai Abudenok; Refleksi Untuk Pengelola Pantai Abudenok
Pemimpin Egois dan Otoriter Sebagai Penghambat Kreativitas Anggota
Kekerasan Fisik Guru terhadap Siswa: Menanti Keadilan dan Sekolah Yang Aman di NTT
Bupati TTU Pastikan Mahasiswa Tetap Kuliah, Meskipun Kuota KIP Terbatas
Saat Batu Menggantikan Buku: Alarm Bagi Pendidikan
Opini: Di Mana Peran Gereja? Sebuah Kritik di Tengah Kemewahan dan Kemiskinan
Ironi Penegakan Hukum Pada Usia 80 Tahun Kemerdekaan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp GardaTimor.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:35 WITA

PN Atambua Lakukan Sita Eksekusi Objek Sengketa di Umasukaer, Kuasa Hukum; Langkah Nyata Tegakkan Kepastian Hukum

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:09 WITA

Kasus Proyek Revitalisasi SMPN Numponi  Belum Tuntas, Polres Malaka Segera Panggil Pihak Terkait Untuk Periksa

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:42 WITA

Tim URC Resmob Polres Malaka Amankan Dua Pelaku Pencurian dan Penggelapan Kawat Bronjong

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:42 WITA

Polres Malaka Gelar Giat Asistensi dan Anev Fungsi Reskrim, Kapolres Malaka Ingatkan, Polisi Harus Kerja Profesional

Selasa, 29 September 2026 - 11:55 WITA

Kasus Dugaan Pengelolaan Dana BOS di SDK Bolan, Tahun Anggaran 2025 – 2026, Polisi Sudah Periksa Kepsek dan Bendahara

Sabtu, 26 September 2026 - 18:26 WITA

Kasus Pengrusakan Rumah, Kuasa Hukum YBN; Desak Penyidik Polsek Biboki Utara Harus Bertindak Adil dan Profesional

Jumat, 25 September 2026 - 20:44 WITA

Penasehat Hukum Dukung Polres Malaka, Usut Tuntas Penyimpangan Dana Hibah KPU Malaka

Jumat, 25 September 2026 - 17:27 WITA

Advokat Melkianus Conterius Seran Adakan Konsultasi Hukum Gratis, Bagi Masyarakat Rinhat

Berita Terbaru