Ketika sistem kepegawaian diblokir, program pembangunan ikut tersendat, pelayanan publik jadi terganggu, dan rakyat kembali jadi korban. Tapi di sisi lain, para wakil rakyat justru asyik mengepak koper, merancang STUBA berikutnya.
Jika DPRD benar-benar ingin belajar, mereka tidak perlu ke Singapura, Malaysia, atau Batam. Mereka hanya perlu turun ke desa-desa: lihat jalan berlubang, sekolah rusak, petani tanpa pupuk, anak muda tanpa kerja, dan pasar tradisional yang sepi. Di situlah konsultasi yang paling jujur dan menyakitkan bisa mereka temukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










