Pemerintah Kabupaten Malaka pun seharusnya berhenti menggunakan alasan keterbatasan anggaran sebagai tameng.
Jika Pemda TTU bisa memperbaiki jalan lingkar terminal yang bahkan bukan kewenangannya, berarti masalahnya bukan semata soal dana, tetapi soal kemauan politik dan keberpihakan pada rakyat. Perbaikan jalan tidak harus selalu menunggu proyek besar.
Banyak daerah lain yang memulai dari pemeliharaan kecil namun konsisten, sehingga kerusakan tidak menjadi parah seperti sekarang. Jalur Umasukaer-Kateri-Harekain-Balibo ini seharusnya sudah masuk skala prioritas sejak lama, mengingat fungsinya yang vital bagi ekonomi lokal dan mobilitas penduduk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jangan lupa, pembangunan infrastruktur jalan adalah bagian dari janji kampanye hampir semua calon kepala daerah dan calon anggota legislatif. Ketika janji tersebut tidak ditepati, publik punya hak untuk mengingatkan, bahkan menagih secara terbuka melalui media seperti ini. Kritik yang saya sampaikan bukan untuk menjatuhkan, melainkan untuk menggugah.
Jangan tunggu sampai masyarakat turun ke jalan dengan aksi protes baru Anda bergerak. Lebih baik bergerak sekarang, karena waktu terus berjalan, dan kepercayaan rakyat semakin menipis.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










